JANUARI 2016 BERCERITA…
30, januari 2016
Ulang tahun pernikahanku yang kedua…
Waktu berjalan begitu cepat.. cepat sekali berlalu.. . tak terasa kami
sudah bersama sama mengarungi kehidupan 2 tahun bersama –sama..
Aku termenung.. mengingat masa kecilku.. begitu banyak
cerita kehidupan yang kualami.. dan kini aku sudah punya suami.. suami yang
begitu aku dambakan.. dan tak menyangka dialah orangnya..
Suamiku, seorang sosok yang lembut dan bijaksana..
Ada seseorang yang pernah bilang kepadaku.. aku beruntung
berjodoh dengannya.. sosok yang baik, lembut dan amanah.
Suamiku, adalah sosok yang begitu berbakti pada kedua orang
tuanya..
Saat SMA Sudah mandiri, sudah menghasilkan uang sendiri..
Rela kuliah di dalam kota, untuk menemani dan agar bisa sering menjenguk orang
tua.. padahal ditawari kakaknya kuliah di kota besar.Dan mempunyai kebiasaan
memijat orang tuanya ketika pulang.. itu dilakukannya rutin. Ketika memasak ,
suamiku sudah biasa memarut kelapa untuk ibunya.. super anak yang perhatian
sama orangtua.
Dan aku..
Dulu aku merasa aku sudah menjadi pribadi yag hebat, dengan
berbagai pengalaman , workshop, pelatihan, seminar yang sering aku ikuti aku
kira sudah membuat aku menjadi orang hebat…
Ternyata semua itu tidak semudah membalikkan telapak
tangan.. ilmu sudah kudapat.. ternyta praktekmyalah yang susah..
Benar sekali kata suamiku, jangan terlalu banyak teori, tapi
segera prakteklah,,.
Dan hidup ini terus berjalan.. jangan sampai semuanya mengalir seperti air
begitu saja…
Kita harus punya visi dan impian-impian yang jelas.. dan inilah cerita kami sebelum visi baru ini
terbentuk..
Tahun pertama di pernikahanku..
kami masih saling berusaha mengenal satu sama lain.. kami jg
masih LDR, Karena aku masih menyelesaikan kuliah di sby.
Banyak kenangan indah yang kami lalui bersama.. awal menikah
kami sering liburan masihan. Hhe
Seiring bergulirnya waktu, ternyata beberakali terjadi
cekcok juga diantara kita. Biasanya hal ini karena perbedaan pendapat dan
masing- masing merasa dirinya benar. Apalagi kondisi LDR Yang kami masih jarang
ketemu.
Kadangkala sampai membuat air mata ini menetes, menetes
bukan karena suamiku jahat, tetapi, aku merasa bersalah , merasa belum menjadi
istri yang baik. Dulu aku PD Sekali akan bisa menjadi istri yang baik, ternyata
praktek ilmu nyata, tak semudah ketika mempelajari ilmunya.
Aku sedih sekali ketika aku dan suamiku sedikit
bertikai,harusnya kami bisa menyelesaikan dengan baik- baik. Pernah suatu kali
kami sama- sama emosi, merasa benar sendiri. Akhirnya aku hanya bisa
menangis ,menyesal kenapa harus terjadi. Setelah berbaikan suamiku berkata”
“ ISTRIKU Dunia ini akan lebih sejuk, ketika gerimis
sebentar menyirami bumi, begitu pula dengan cinta kita, setelah ada tetesan air mata, membuat benih cinta
semakin tumbuh, dan cinta semakin subur”
Mengutip perkataan ustdz Cahyadi, Perjalanan sebuah keluarga
memang seperti ketika kita dan sekeluarga sedang dalam perjalanan. Ketika dalam
sebuah perjalanan, kadang terjadi macet, kadang ada lampu merah dan hal
lainnya. Kita harus bisa melewati macet dan lampu merah yang ada, agar kita
bisa sampai ke tempat tujuan kita.
Tahun KEDUA MENIKAH
Alhamdulillah kami sudah saling mengenal, hampir sudah tidak
pernah terjdi perselesihan diantara kita. Karena kami sudah memahami sifat
masing masing dan sudah tau bagaimana manajemen konflik di rumah tangga kami.
Kami sudah saling legowo, menerima kelebihan dan kekurangan masing- masing.
Tepat, di tanggal 30 JANUARI kemarin, special sy meminta
suami untuk libur , dan kami mengagendakn liburan bersama. Hari itu adalah
ulang tahun pernikahan kedua kami.
Kami berlibur ke air terjun Ironggono, disanalah kami
melakukan evaluasi dan merumuskan visi dan impian impian bersama kita lgi di
tahun 2016, di dukung suasana yang sejuk, segar, membuat acara kami sangat
nyaman.
Inilah agenda-agenda yang dibahas”
1.
Evaluasi dari suami untuk istri dan pemberian
solusi
2.
Evaluasi dari istri ke suami dan pemberian
solusi
3.
Review VISI keluarga
4.
Impian dan capaian kami di tahun 2016
Nah inilah VISI KAMI “
“MEWUJUDKAN KELUARGA RABBANI YANG MANDIRI DAN MENJADI POROS
TELADAN DI MASYARAKAT”
DAN INI ADALAH TARGET CAPAIAN KAMI DI TAHUN 2016
1.
Punya dedek ( insyaALLAH ANAK Pertama kami lahir
bulan Ramdahan 2016
2. Punya
1 rumah
3. Punya
bisnis online yang berjalan minim profit 5 juta/Bulan
4. Punya
Binaan baru
5. Punya
LEMBAGA
6. Punya
usaha marketing banyak produk
7. Akhir
tahun punya simpanan 50 juta
8. Menggaji
orang lain
9. Mencetak
3 PENGUSAHA BARU
10. Sukses
menguasai step BUNDA CEKATAN DAN BUNDA SAYANG di kurikulum IIP.
#09.02.2016-BPM-Suciws-001#
