Senin, 08 Februari 2016

Nice Day...

JANUARI 2016 BERCERITA…

30, januari 2016
Ulang tahun pernikahanku yang kedua…
Waktu berjalan begitu cepat..  cepat sekali berlalu.. . tak terasa kami sudah bersama sama mengarungi kehidupan 2 tahun bersama –sama..

Aku termenung.. mengingat masa kecilku.. begitu banyak cerita kehidupan yang kualami.. dan kini aku sudah punya suami.. suami yang begitu aku dambakan.. dan tak menyangka dialah orangnya..

Suamiku, seorang sosok yang lembut dan bijaksana..
Ada seseorang yang pernah bilang kepadaku.. aku beruntung berjodoh dengannya.. sosok yang baik, lembut dan amanah.

Suamiku, adalah sosok yang begitu berbakti pada kedua orang tuanya..
Saat SMA Sudah mandiri, sudah menghasilkan uang sendiri.. Rela kuliah di dalam kota, untuk menemani dan agar bisa sering menjenguk orang tua.. padahal ditawari kakaknya kuliah di kota besar.Dan mempunyai kebiasaan memijat orang tuanya ketika pulang.. itu dilakukannya rutin. Ketika memasak , suamiku sudah biasa memarut kelapa untuk ibunya.. super anak yang perhatian sama orangtua.

Dan aku..
Dulu aku merasa aku sudah menjadi pribadi yag hebat, dengan berbagai pengalaman , workshop, pelatihan, seminar yang sering aku ikuti aku kira sudah membuat aku menjadi orang hebat…
Ternyata semua itu tidak semudah membalikkan telapak tangan.. ilmu sudah kudapat.. ternyta praktekmyalah yang susah..

Benar sekali kata suamiku, jangan terlalu banyak teori, tapi segera prakteklah,,.
Dan hidup ini terus berjalan..  jangan sampai semuanya mengalir seperti air begitu saja…
Kita harus punya visi dan impian-impian yang jelas..  dan inilah cerita kami sebelum visi baru ini terbentuk..

Tahun pertama di pernikahanku..  

kami masih saling berusaha mengenal satu sama lain.. kami jg masih LDR, Karena aku masih menyelesaikan kuliah di sby.
Banyak kenangan indah yang kami lalui bersama.. awal menikah kami sering liburan masihan. Hhe

Seiring bergulirnya waktu, ternyata beberakali terjadi cekcok juga diantara kita. Biasanya hal ini karena perbedaan pendapat dan masing- masing merasa dirinya benar.  Apalagi kondisi LDR Yang kami masih jarang ketemu.
Kadangkala sampai membuat air mata ini menetes, menetes bukan karena suamiku jahat, tetapi, aku merasa bersalah , merasa belum menjadi istri yang baik. Dulu aku PD Sekali akan bisa menjadi istri yang baik, ternyata praktek ilmu nyata, tak semudah ketika mempelajari ilmunya.

Aku sedih sekali ketika aku dan suamiku sedikit bertikai,harusnya kami bisa menyelesaikan dengan baik- baik. Pernah suatu kali kami sama- sama emosi, merasa benar sendiri. Akhirnya aku hanya bisa menangis ,menyesal kenapa harus terjadi. Setelah berbaikan suamiku berkata”

“ ISTRIKU Dunia ini akan lebih sejuk, ketika gerimis sebentar menyirami bumi, begitu pula dengan cinta kita, setelah  ada tetesan air mata, membuat benih cinta semakin tumbuh, dan cinta semakin subur”

Mengutip perkataan ustdz Cahyadi, Perjalanan sebuah keluarga memang seperti ketika kita dan sekeluarga sedang dalam perjalanan. Ketika dalam sebuah perjalanan, kadang terjadi macet, kadang ada lampu merah dan hal lainnya. Kita harus bisa melewati macet dan lampu merah yang ada, agar kita bisa sampai ke tempat tujuan kita.

Tahun KEDUA MENIKAH

Alhamdulillah kami sudah saling mengenal, hampir sudah tidak pernah terjdi perselesihan diantara kita. Karena kami sudah memahami sifat masing masing dan sudah tau bagaimana manajemen konflik di rumah tangga kami. Kami sudah saling legowo, menerima kelebihan dan kekurangan masing- masing.
Tepat, di tanggal 30 JANUARI kemarin, special sy meminta suami untuk libur , dan kami mengagendakn liburan bersama. Hari itu adalah ulang tahun pernikahan kedua kami.
Kami berlibur ke air terjun Ironggono, disanalah kami melakukan evaluasi dan merumuskan visi dan impian impian bersama kita lgi di tahun 2016, di dukung suasana yang sejuk, segar, membuat acara kami sangat nyaman.

Inilah agenda-agenda yang dibahas”

1.      Evaluasi dari suami untuk istri dan pemberian solusi
2.      Evaluasi dari istri ke suami dan pemberian solusi
3.      Review VISI keluarga
4.      Impian dan capaian kami di tahun 2016
Nah inilah VISI KAMI “

“MEWUJUDKAN KELUARGA RABBANI YANG MANDIRI DAN MENJADI POROS TELADAN DI MASYARAKAT”

DAN INI ADALAH TARGET CAPAIAN KAMI DI TAHUN 2016

1.      Punya dedek ( insyaALLAH ANAK Pertama kami lahir bulan Ramdahan 2016
2.      Punya 1 rumah
3.      Punya bisnis online yang berjalan minim profit 5 juta/Bulan
4.      Punya Binaan baru                                       
5.      Punya LEMBAGA
6.      Punya usaha marketing banyak produk
7.      Akhir tahun punya simpanan  50 juta
8.      Menggaji orang lain
9.      Mencetak 3 PENGUSAHA BARU
10.   Sukses menguasai step BUNDA CEKATAN DAN BUNDA SAYANG di kurikulum IIP.


#09.02.2016-BPM-Suciws-001#